Money Management


Money Management adalah sebuah konsep yang defensif.  Artinya money management ada di sana untuk melindungi modal trader dari kemungkinan wipeout atau habis seketika.  Ketika trader newbie atau pemula sedang belajar, money management ini mutlak ada agar dia bisa memiliki waktu belajar dan modalnya tidak habis.  Jika kamu mengikuti money management yang konservatif, maka modal kamu tidak mungkin akan habis dalam waktu singkat, dan kamu akan bisa menguasai satu atau dua hal. 
Money Management juga adalah konsep pengelolaan resiko. Pasar modal yang volatile tidak bisa ditebak, tapi kamu bisa mengukur resiko sebuah posisi yang kamu ambil dengan konsep money management. Misalkan modal kamu Rp100jt.  Setiap posisi kamu memiliki resiko 1jt (1%) dan kamu punya lima posisi seperti itu, maka total resiko kamu (“heat”) adalah 5%. Portofolio yang “cool” adalah portofolio yang konservatif dengan hasil yang juga konservatif.
 

Money Management digunakan untuk optimalisasi penggunaan modal. Kebanyakan trader menemukan keseimbangan dari dua hal: karakter, dan trial and error. Trader dengan karakter agresif akan cenderung lebih berani menempatkan modalnya. Ketika dia untung, dia untung besar, dan ketika rugi, dia rugi besar. Trader dengan karakter konservatif cenderung lebih terukur.  Ketika untung, dia tidak untung besar, tapi ruginya juga kecil-kecil. Keduanya dari pengalaman bisa menemukan “keseimbangan” dari cara tradingnya, dibuktikan dengan keuntungan konsisten yang dia hasilkan setiap bulannya dengan drawdown atau volatilitas portofolio yang bisa dia terima.

Semua trader sukses itu sama; tapi setiap trader yang gagal mempunyai masalahnya masing-masing. Apa kunci trader sukses?  Semua trader sukses akan menjawab…”disiplin”.  Setiap trader sukses punya aturan, dan pasar akan memberikan apresiasi berupa profit kepada trader yang dapat mengikuti aturannya sendiri.

Kalau kamu trading dengan mengetahui potensi lossnya dulu dan berusaha sekuat tenaga mengurangi dan membatasi maximum drawdown maka kamu sudah “berbisnis” dalam trading . Tapi kalau kamu masih mengejar profit yang hot dengan 100% modal dipertaruhkan maka kamu akan bergabung dengan para dinosaurus, punah , Ada perbedaan yang kadang tidak terlihat antara mengambil resiko bisnis “biasa” dan berjudi. Hal ini baru terlihat jika kamu menganggap trading sebagai bisnis dan mempunyai money management untuk mengawali trading kamu.